Posted by: budhisetyawan on: Juni 27, 2009
Ana ing babagan pewayangan, ing ngisor iki saperangan jenenge satriya lan kasatriyane. Nyuwun pangapura amarga durung jangkep.
Posted by: budhisetyawan on: Juni 27, 2009
Wit-witan kang urip utawa tinandur iku ana jenenge dhewe-dhewe, kayata kang kasebut ing ngisor iki.
(kapethik saka buku MUMPUNI BASA JAWI PEPAK, penyusun Suryo Subroto – M Abi Tofani, Penerbit Pustaka Agung Harapan, Surabaya)
Posted by: budhisetyawan on: Juni 27, 2009
Iki ana saperangan kawruh basa jawa bab pentil, yaiku bakal woh. Sakdurunge wujud dadi pentil, biasane sinebut kembang.
(kapethik saka buku MUMPUNI BASA JAWI PEPAK, penyusun Suryo Subroto – M Abi Tofani, Penerbit Pustaka Agung Harapan, Surabaya)
Posted by: budhisetyawan on: Juni 23, 2009
Ada 3 puisi saya yang termuat di Buletin Hysteria Edisi 60/Juni/09/th V. Buletin ini diterbitkan oleh Komunitas Hysteria di Semarang. Komunitas ini sangat aktif menggelar pertemuan seperti diskusi karya, baca puisi, dll. Saya cantumkan 2 puisi pendek saya di sini. Alamat email Buletin Hysteria adalah: buletinhysteria@gmail.com
Selalu
di matamu
waktu senantiasa gelombang pasang
masihlah tinggi
membuncah terjang
mengangkut tajam
mengalirkan tegar
Kudus, 2008
Posted by: budhisetyawan on: Juni 17, 2009
Ada 2 puisi saya yang dimuat di Buletin Littera nomer 9 Th. II Edisi Mei – Juni 2009 yaitu berjudul Yang Menua di Stasiun Kereta dan Sejarah Menulis Dusta. Buletin Littera adalah bulletin sastra dwi bulanan yang diterbitkan oleh Taman Budaya Jawa Tengah (Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pemerintah Provinsi Jawa Tengah) yang beralamat di Jln. Ir. Sutami 57 Surakarta 57126, telp. 0271-635414. Alamat email redaksinya adalah: litteratbjt@yahoo.com
Yang Menua di Stasiun Kereta
ini besi besi
berkarat
mengeriput tergigil termangu
membingkai lusuh memburu
relief tarian
batu
Posted by: budhisetyawan on: Juni 1, 2009
Ada 6 (enam) puisi saya yang dimuat di harian Seputar Indonesia (SINDO) hari Minggu tanggal 31 Mei 2009. Berikut saya cantumkan 3 (tiga) puisi di blog ini. Selamat membaca dan silakan memberikan kritik. Salam kreatif-progresif.
Kaulah Hidupku
ribuan deras kuyup waktu mengalir
lewat warna yang menarikan pinta
: kau setia menyimpan kenangan dalam arusmu
bersampan ringkih renta tipis
kudayung pelan segenap kecipak
: sambil kubaca detak usia semoga menuang gemamu
Bekasi, 2008
Posted by: budhisetyawan on: April 20, 2009
Ada 5 puisi saya yang dimuat di harian Sinar Harapan tanggal 11 April 2009. Berikut saya ambilkan 2 puisi yang masih saja sederhana. Terima kasih atas dorongan teman-teman semua. Terus terang saya masih dalam taraf belajar menuliskan rangkaian kata, dan diupayakan agar menjadi puisi. Selamat membaca jiwa.
Posted by: budhisetyawan on: April 20, 2009
Ada beberapa puisi saya yang termuat di harian Jurnal Nasional hari Minggu 8 Maret 2009. Saya ambilkan 2 puisi untuk saya taruh di blog saya. Selamat membaca dan silakan dikomentari atau diberi kritikan. Salam sastra.
Ada Yang Tertinggal Oleh Larimu
: sumantri
tak kau dengarkah roman rona masa silam
dengan teriak parau memanggilmu:
”pulanglah sebentar, aku mau cerita. tapi riuh kemilau
gerak zaman menindih sepimu bertubi tubi.”