Budhi Setyawan

Puisi-puisi D Zawawi Imron

Posted by: budhisetyawan on: Desember 11, 2007

SAJAK GAMANG

 

dibiarkannya orang-orang merangkak

selarat kerbau menarik bajak

dibiarkannya cacing yang tak punya kuasa

 

kalau anak-anak menyanyi tentang daun-daun hijau

bagus, karena bapaknya parau bagai harimau

musik dan gamelan kadang bikin gamang

sungai dan hutan jangan diurus kancil atau siamang

 

 

DOA I

 

bila kau tampakkan secercah cahaya di senyap malam

rusuh dan gemuruh mengharu biru seluruh tubuh

membangkitkan gelombang lautan rindu

menggebu menyala

dan lagu-Mu yang gemuruh

menyangkarku dalam garden-Mu

 

biarkan aku menari dalam lagu-Mu

gila lestari melimbang badan

ah, hatiku tertindas gatal dan pedih

meski nikmat semakin erat memelukku

 

aku meronta dalam kutuk-Mu

duhai, naung kasih-Mu melambai tangan

 

sekali lagi kau kilatkan cahaya di tengah malam

aku silau, hanya tangan yang menggerapai

golang golek tubuhku dalam yakin

ah, kegilaan begitu mesra

tangis bahagia yang bersimbah di raut jiwa

menggermang nyala bulu-bulu seluruh tubuh

terbisik di hati puji syukur memanjat rindu

 

1965

 

(diambil dari buku : CINTA LADANG SAJADAH, karya D ZAWAWI IMRON, penerbit Gita Nagari, cetakan I, tahun 2003)

 

 

29 Tanggapan ke "Puisi-puisi D Zawawi Imron"

apakah salah klo saya mencintai seorang wanita dengan tulus?
tapi perempuan itu tidak mau mengerti perasaan saya.
dia tidak pernah tau kalo cinta ini bener-bener dari hati saya yang sesungguhnya.
lalu saya harus bagaimana??

Tidak ada yang salah dalam mencinta. Namun mesti disadari bahwa yang dicinta juga punya cinta, dan kadang tak bertemu dengan cinta kita. lalu apakah itu cinta tulus, cinta sejati? definisi yang cukup sulit. namun sebagai gambaran adalah apakah setelah bersama yang dicintai, masih terus terjaga perasaan rindu? rindu yang mengabadi walau telah bersama yang dicintai? sangat sering kenyataan tak seindah yang dimimpikan. Semesta cinta adalah, segala cinta mengalir dari-NYA, dan segala cinta menuju pada-NYA; Allah lah mata air cinta, sekaligus muara cinta.

bagaimana kita mengenal cinta, sejauh mana kita menjalankannya sampai kapan cinta itu ada?

cinta merupakan semangat memaknai segala suasana dan keadaan dengan keindahan.

saya pernah menulis sebuah puisi yang bait terakhirnya saya tuliskan “laknat apa yang kusebut cinta?”
saya menganggap cinta secara horisontal adalah sebuah laknat yang membawa kita pada keterjebakan makna yang ditempuh pada akhirnya. hingga suatu saat kita sadari ternyata kata itu hanyalah sebuah dinamika yang menggerakkan kita pada sebuah gerakan yang terlalu mendayu-dayu. maaf, kalau pendapat ini salah buat orang lain. tapi saya lebih tertarik untuk mendefinisikan cinta itu sendiri sebagai suatu hubungan vertikal yang takzim dan khusuk untuk dijalani oleh manusia.

cinta kan universal. kalau secara parsial atau sempit bisa diartikan hanya cinta antara laki2 dan perempuan.

padahal cinta secara lebih luas mengakomodasikan banyak perasaan.

Pakde Zawawi, kapan Njenengan neng Pontianak………????

ustad gimana kabar’?

kucari makna hidup sejati , ku arung badai dan taufan ,demi hidip yang haqiqi

puisinya kok gak lengkap sih…. gmn sih penyedia website ini..

maaf, hanya beberapa puisi pendek dari penyair yang buku puisinya ada menjadi koleksi saya.
terima kasih.

mengenyam pendidikan di bumi ini
lebih mirip dengan kambing yang di gemukkan
untuk di sembelih jadi kurban
dan pesta anak-anak mesjid
yang lupa pada shalatnya

he he… cuman jalan-jalan… lagi nyari puisi Clurit Emas….peace…. O Mar (Ke Laut)

maaf di sini hanya beberapa puisi pendek. memang tidak lengkap. salam.

bang kpan maen2 kjember d umj?

terima kasih. semoga nanti bisa ke jember.

salam, Buset.

oya ada yang lupa,dsini banyak anak madura yang kul dsini dan banyak yang suka puisi-puisi jenengan.

nanti kalau saya bertemu Mas Zawawi, saya beritahukan.
salam.

Kapan ada pentas puisi di sby, kiai..? Mhn kirimi undgnnya. Nuwun.

kalau Mas Zawawi ke Sby, mungkin ada pemberitahuan dari rekan2 penyair Surabaya.

salam, Buset di Jkt.

salamnya buat orang2 yang berjasa bagi negri ini yang udah almarhum bahkan yang masih ada.. mudah-mudahan almarhum pejuang negri ini di terima di sisi tuhan…. AMIN

dan perjuangan tidak mengenal berhenti.
karena hakikat perjuangan adalah mengupayakan keadanan menuju lebih baik.
“continuous improvement to be better”

salam Juang.

salam sejahtera bagi pejuang indonesia semoga nama kalian harum sepanjang massa………

mari kita berjuang dengan menekuni bidang masing2 sesuai minat dan kompetensinya.

salam harum.

ASSALAMU’ALAIKUM B.Haji …
kpan sich ngluarin sajak tentang poligami

maaf, yang tahu mungkin ya Mas Zawawi sendiri.
saya hanya mencantumkan beberapa sajaknya di blog saya ini.

salam,
Buset di Jkt.

cinta it ap………..n bagaimna………..sdang qt slalu sja dsuguhi cnta beralas birahi

cinta bisa diartikan secara luas dan sempit, tergantung paradigma mana yang digunakan. cinta sendiri ya cinta. hanya manusia yang mudah terjebak dalam arus pemikirannya sendiri, yang kadang berputar-putar dan tak mampu keluar ke cakrawala yang lebih luas.

sesekali kita boleh mencoba: ‘out of the box’.

salam dialektika.

Salam kenal, saya salah satu pengagum penyair Zawawi Imron yang kebetulan dalam beberapa event penyair sering ketemu dengan beliau. Insya Allah pada tanggal 15-16 Pak Zawawi hadir di Palu untuk ceramah atas undangan STAIN Dato Karama. mudahan ada waktu luangnya bisa berdialog dengan seniman Palu.

wah, bagus tuh kalau mas zawawi bs ke Palu.
sampaikan salam dari saya ya.
pengelola blog ini, dan pengagum beliau.

Buset, di Jkt.

Tinggalkan Balasan