Posted by: budhisetyawan on: Desember 11, 2007
3
bumi ini dibawa ke alam hijau
dan perang tiada
di atas tali-tali kayu berlubang
sumur segala derita,
bersamaan semua berpelukan
bumi ini dibawa ke alam hijau
dan perang tiada
di atas hati-hati dara terluka
sumur segala sayatan,
penampung tangis bertukaran
[dari sub-kumpulan Dendang Sayang]
3
penyair
kayu pertama
di tumpukan pembakaran
penyair
abu landasan
di tumpukan reruntuhan
dara!
bimbang hanya
mencekik diri sendiri!
dara!
takut hanya
buat makhluk pengecut!
[dari sub-kumpulan Pembakaran]
(diambil dari buku: Priangan Si Jelita, Kumpulan sajak 1956 Ramadhan KH, Penerbit Pustaka Jaya, cetakan keempat, tahun 2000)
bagus
bagus, tetapi tidak ada kata ramadanya
betul 2 sy ska bln ramadhan,kamu/
bagus, karna pembuatnya namanya sama kaya gw
Tiada mirip dengan Ramadhanpon.
g ngerti
kata nya puisi ramadhan aku lagi kesusahan nyari !
puisi yang aneh
KOK PADA GA MUDENGG SEEH!!!
(berarti sama donk, hehe….)
puisi Ramadhan????? mana
bagus..tpi kok gak ada kata ramadhannya
Agustus 30, 2008 pada 2:36 pm
mana puisinya