Budhi Setyawan

Puisi-puisi Bocah Purworejo

Posted by: budhisetyawan on: Desember 26, 2007

Berikut ini saya tampilkan beberapa puisi karya anak-anak sekolah SD/MI/SMP/MTs di Purworejo, yang termuat dalam buku PENA TINTA PERAK; Antologi Puisi Bocah Purworejo, yang diterbitkan oleh KOPISISA tahun 2007)

1. Endah Tri Utami: duduk di kelas VI SDN Kenteng Banyuurip Purworejo. Lahir di Sleman 8 Mei 1995, sementara ia tinggal bersama orangtuanya di Kenteng, Kledung Kradenan.

 

RENUNGAN

bila bulan bisa kupindahkan

aku tak ingin malam

ia mengajak buka lembar dimensi

hingga menutup jendela masa depanku

tanpa pamit

bila matahari bisa kupindahkan

aku mau tenang selalu

ia balon gemilang

pemompa semangat kehidupanku

agar dapat

mencapai awan tepis mendung

menggapai nyata kikis duga

mengukir renungan di bingkai langit

betapa kita sebesar debu

di matanya

2. Amali Yafi Hidayati: lahir di Purworejo 22 Agustus 1992. Siswa kelas VIII MTs. Negeri Bener ini adalah penyair berbakat yang pernah menulis di berbagai media sekolah dan surat kabar. Dalam lomba cipta puisi bocah ini (Lomba Cipta Puisi Bocah Purworejo 2006, red), ia meraih juara I. Sekarang masih tinggal bersama orang tua di Guyangan, Loano.

 

SURAT CINTA UNTUK MATAHARI

kukirim surat ini kala remajaku ranum di ladang rindu-Mu

kukirim surat ini karena remajaku berbunga oleh kumbang yang

terbang di seberang kelas

dan…

surat ini kukirim untuk penyesalanku telah bermimpi mengawini

matahari

sepucuk surat berisi butiran tasbih atas nama-Mu

ketika jari takhiyatku menembus galaksi dan menyentuh nama-Mu

di antara sujud jagad raya

sejenak aku kembali bermimpi menyusul-Mu

dengan segenggam pelita yang kudapat dari tahajud malam ini

namun mimpi terkoyak oleh tegur suara binatang malam

bahwa malamku masih panjang

dan zikirku tak sempurna

dan cintaku ternoda

saat menjelang sadar di subuh yang membangunkanku

kudapati diriku telah jatuh cinta pada sepotong matahari kecil

yang duduk di teras madrasah

apakah ada beda makna cinta pada keheningan malam dengan

ceria matahari pagi?

kucoba cari dengan beberapa tetes wudhu

untuk menemukan mu’jizat cinta waktu bangunku yang pertama

dan kubersihkan debu cinta menjelang langkah kedua menuju

madrasah

Banyuasin, Ramadhan 2006

3. Dany Septian: siswa kelas VIII e SMPN 23 Purworejo ini sering mengikuti lomba dan menulis di media massa. Lahir di Purworejo 24 September 1993 dan tinggal bersama orang tuanya di Pekutan Bayan. Dalam lomba cipta puisi bocah 2006 ia meraih juara ketiga.

 

TARIAN ANGIN

seusai angin menghujani boning-bonang kehidupan

angin menari-nari memasuki hari-hariku

memancarkan mata hurufmu sunyi tanpa nada-nada

tetapi mengapa angin itu berubah berisik

mengganggu ketenangan di sela-sela buluh kata-katamu

mencakar kulitku dengan pisau rambutmu

yang mengeluarkan air-air senyummu

di antara pucuk-pucuk tulang daun

yang tersimpan cinta gongku yang membara

lalu datang suara yang mengusik

dari dalam lubang-lubang hatimu

batuk-batuk itu mencekik tubuh

pilek itu membasuh hidung

pusing itu keliling di otak rumahku

bersama pengawalnya membawa debu tangismu

ke dalam urat daun yang menggeliat

di tubuh-tubuh rokok seruling jiwaku

yang melamunkan wajah-wajah lidiku

menuju lecutan kebeningan embun

yang memakan cahaya kehijauan perbukitan

untuk mengambil setetes rindu

yang menyelinap di gigi-gigimu

4. Nurngaini Solihati: masih duduk di kelas IX SMPN 23 Purworejo yang bertempat di Bayan Purworejo. Lahir pada tanggal 29 Juni 1992. Beberapa kali menjadi finalis lomba baca puisi dan pernah menjadi juara I Lomba Baca Puisi Tingkat Kabupaten Purworejo, sering juga mengirimkan karyanya di berbagai situs internet.

 

BERBAUR ANGAN DALAM PURWOREJO

anganku melayang mengenakan kain kebaya dikutukkan nyai bagelen

meresapkan azan berkumandang seusai bertalu bedug kyai bagelen

siapa akan hidup dan percaya dalam keheningan asap dupa

di dekat lumbung menyahut punggung tergerai payudara sang derita

sementara angin berbau garam dari jatimalang mengundang sunyi

ingin menggemuruhkan peperangan antara nasi dan api

menggaris gores ke barat hingga pasir besi mengiris hati

kaukah itu yang bersembunyi di dua puluh sembilan mitos benteng pendem

membawa kehampaan melewati mitos demi mitos menuju dambaan

surga hingga akhirnya kautemukan dinginnya tanah seplawan yang

bermakna

dari kata-kata sang kedamaian

kita akan menulis kembali makna sejarah lewat keheningan

di derasnya curug muncar, katamu yang telah terjalari ketangguhan

aku terus melayang

melukis taman bunga masa depan kotaku tersayang

dengan semilirnya angin berdaun cinta

Purworejo, Jawa Tengah, 2006

3 Tanggapan ke "Puisi-puisi Bocah Purworejo"

KawAn,

SaTu HaRi CINTA & KAWAN BeRJaLaN DaLaM SeBuaH KamPuNg…

TiBa-TiBa CINTA TerJaTuH DaLaM TeLa9a…

KeNaPa??

KaReNa CINTA iTu BuTa…

LaLu KAWAN PuN iKuT TerJuN DaLaM TeLa9a…

KeNaPa??

KaReNa… KAWAN aKaN BuaT aPa SaJa DeMi CINTA !!

Di DaLaM TeLa9a CINTA HiLaNg…

KeNaPa??

KaReNa… CINTA iTu HaLuS, MuDaH HiLaNg KaLaU TaK DiJa9a, SuKaR DiCaRi aPa La9i DaLaM TeLa9a YaNg 9eLaP…

SeDaNgKan KAWAN MaSiH La9i MenCaRi-CaRi DiMaNa CINTA & TeRuS MeNuNggu….

KeNaPa??

KaReNa… KAWAN iTu SeJaTi & aKaN KeKaL SeBa9ai KAWAN YaNg SeTia…

So, Har9aiLah KAWAN KiTa SeLa9i KiTa TeRaSa Dia BERARTI….

WaLau KiTa PuNya pasangan, TeMaN TeTaP YaNg PaLiNg SeTia,,,
WaLau KiTa PunYa HarTa BanYaK, TeMaN TeTaP YaNg PaLiNg BerHar9a….

frenz never break………..

siapakah Mu?
untuk siapakah Mu yang kau tulis wahai penyairku…
penyair adalah profesi batin yang sangat kuat menempel di jiwa anda. maka saya sangat mendukung jika kekentalan jiwa itu anda persembahkan buat si Mu yang tahu akan mu….
salam kenal….
(sam_bayang)

SLAMAT BLAJR,RAIH CITA2,GAPAI IMPIAN ,GUNAKAN KEAHLIAN

Tinggalkan Balasan