Ada 1 puisi saya yang dimuat di surat kabar online www.kabarbekasi.com yang berjudul Menanya Hijau.
link koran tersebut adalah di http://www.kabarbekasi.com/bekasi/puisi-menanya-hijau
MENANYA HIJAU
sahabat, apakah masih banyak kau simpan
cat warna hijau yang ada padamu
kalau masih, berilah aku sedikit
ku perlu gemulai sapuan untuk mewarnai hutanku
yang mulai berubah warna
yang tak kutahu:
mengapa di sini mereka lebih menyukai warna gersang berdebu yang ketika turun hujan akan
terikut ke dalam perosotan alam sambil menawarkan:
berita duka bernarasi air mata
lukisan bencana berbingkai poranda
saya dukung penghijauan mas,,,,,,,,
merdeka
apanya ya..????
ya merdeka aja dechhh
trm ksh.
salam merdeka juga…
merdeka dalam berkarya….
ya saya sering baca harian online kabarbekasi.com
terima kasih mas Jiwankandi. salam….
coba bikin geguritan mas……
lagi berhenti nggurit pakdhe. he3….
smg nanti bisa nulis lagi…
Wuihhh puisi sangat bagus…s, kritik pedas buat kondisi ecology kita.
terima kasih mas Bondan.
salam…
di Blitar? di bacem, ponggok ini?
Yo…i, meksi skr d pasuruan, tp masih asli bacem, ponggok, blitar & tetep darah jawa tengah… He he he. Masih pengen lbh bnyak baca karya2 mas budi, wlu kdng gk bgt ngrti bhsa2 sastra
Iya, bukan hanya hutan yang berubah warnanya. Sungai-sungai juga berubah warnanya jadi keruh dan coklat. Hidup penghijauan.
dan kembalikan warna cat merah yang kau curi dari belulang para syuhada
dalam meraih merdeka di muka nusantara tercinta
kembalikan pula cat putih yang kau rampas dari para bayi yang menjerit
kehilangan puting ibunya karena kemiskinan menjeratnya
kembalikan merah-putihku
seperti itulah, ketika kabar dari angin itu menyentuh daun di kamarku, kamar yang semakin senja memahami resahku. di putaran waktu yang lama telah menjadikan hujan. hujan segera datang dan menggenang di sebuah kota, dan kota itu adalah milikkita yang musti rampung pada kertas lusuh dekat jendela. YS. Memeth