JADI JURI DALAM LOMBA BACA PUISI DI DEPKEU

Setelah menjadi juri dalam lomba baca puisi di Bekasi tanggal 24 Agustus 2008, pada hari Senin tanggal 25 Agustus siang saya ditelepon oleh salah seorang pejabat tinggi di Pengadilan Pajak, yang gedungnya ada di Gedung D (Dhanapala), tak jauh dari gedung saya, masih di lingkungan kantor Departemen Keuangan Jl. Dr Wahidin. Pejabat tersebut mengatakan bahwa meminta saya agar menjadi juri dalam lomba baca puisi para pegawai di kantornya. Wah seperti kebetulan? Baru kemarin tanggal 24 Agustus 2008 menjadi juri perdana di Bekasi dalam lomba baca puisi, eh sudah ada permintaan menjadi juri lagi. Saya hubungi Johannes Sugianto untuk ikut menjadi juri juga, tetapi tidak bisa karena sibuk. Saya hubungi Setiyo Bardono (penyair), dan dia setuju dan bisa menjadi juri.

Berbekal pengalaman menjadi juri pada Bekasi Berpuisi, maka lebih terasa mudah dalam menilai. Dan lembar atau form untuk penilaian mengadopsi dari lomba di Bekasi dengan membatasi item penilaian ke dalam aspek: penampilan, penghayatan, dan intonasi.

Lomba baca puisi tanggal 27 Agustus 2008 ini diikuti oleh 23 orang pegawai di lingkungan Pengadilan Pajak, yang terdiri dari 5 perempuan dan 18 laki-laki. Selain saya dan Setiyo Bardono, ada juri satu lagi yaitu Bapak Indra Rivai salah seorang pejabat di situ. Kebanyakan peserta membacakan puisi karya orang lain seperti puisi karya WS Rendra, Chairil Anwar, Toto Sudarto Bachtiar, dll, namun ada beberapa yang membacakan puisi karya sendiri. Dalam lomba ini terlihat sebagian kecil saja yang membacakan puisi dengan baik, sedangkan sebagian besar membaca puisi dengan datar, kurang nampak emosionalnya, serta penampilan yang hanya di tempat. Pada hari pertama diseleksi untuk dipilih 5 orang pegawai yang akan maju ke final di keesokan harinya. Dan pada tanggal 28 Agustus 2008, pada pukul 15.00 WIB dimulai final dari 5 peserta.

Setelah seluruh peserta finalis membacakan puisi, maka diadakan penghitungan dan rangking dalam perolehan nilai. Setelah kami bertiga saling menkonfirmasikan dalam perolehan nilai peserta, akhirnya kami memutuskan bahwa para juaranya adalah sebagaimana berikut:

Juara I : Savitri Restu Putri

Juara II : Aditya Kusuma Rachman

Juara III : Lilis Arina Wardani

Ternyata banyak bakat yang tersembunyi pada beberapa pegawai. Dan tanpa ada acara seperti ini tidak akan diketahui potensi berkesenian para pegawai. Salut untuk penggagas dan seluruh pendukung acara.

Tabik!

Tentang budhisetyawan

Seorang yang suka musik dan sastra.
Pos ini dipublikasikan di Kabar & Silaturrahmi 1. Tandai permalink.

Satu Balasan ke JADI JURI DALAM LOMBA BACA PUISI DI DEPKEU

  1. Ping balik: Menjadi Juri Lomba Baca Puisi di Ksatrian Marinir Cilandak Jakarta Selatan | Budhi Setyawan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s