Puisi Budhi Setyawan di Majalah KORT

Ada 7 puisi saya yang dimuat di Majalah KORT entertainment Volume 06/IV Juli 2010. Puisi sederhana dan ringan saja. Semoga bermanfaat terutama bagi saya sendiri sebagai pembelajaran, serta lebih luasnya bisa menginspirasi kepada teman-teman, sehingga memacu untuk berkarya yang lebih baik lagi.


Tragedi Rindu

di kotamu
waktu selalu tersedu
tak mampu mengadu
karena rindu terusir dari sarangnya,
asing dan beku

kerikil kusam
meramu galang hunus dendam
teringat ngiang di perbatasan

menempuh padang tandus, haus
tanpa pengawal
tanpa bekal
hilang peta
diselimut gigil terjal
kerontang menyemburkan gersang
lalu terhuyung
lunglai
terkulai
jatuh mencium gelap
menemu kematian tanpa nisan

Siluet Senyum

aku tertahan di sini
entah berapa musim menunggu
menunggu ceritamu
tentang danau yang selalu lembut
lewat lincah kecipak ikan

kapan kita duduk-duduk bersama
mengantar matahari tidur semalam
dan kita gamang
mencipta tanya, merias bimbang
akan kemana kita?

danau itu,
siluet senyummu

Tentang budhisetyawan

Seorang yang suka musik dan sastra.
Pos ini dipublikasikan di Puisi Karya Sendiri 1. Tandai permalink.

4 Balasan ke Puisi Budhi Setyawan di Majalah KORT

  1. sukses terus kawan……mari kita gairah Indonesia dengan puisi……….
    Selamat datang dinegri cinta,
    selamat tinggal angkara murka dan kebiadaban…………….

  2. Ncang Duloh berkata:

    Aku juga masuk majalah kort looh … di Interval … hehehehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s