Puisi Budhi Setyawan di Suara Pembaruan

Ada 6 puisi karya saya yang dimuat surat kabar yang terbit di Jakarta, Suara Pembaruan edisi Minggu, 10 April 2011, yaitu berjudul: Haus Biru, Elegi 17, Penyair Rindu, Terkurung, Penyair Embun, dan Tahan Tergesamu. Berikut adalah salah satu puisi saya tuliskan di sini yang berjudul Elegi 17. Untuk kirim karya ke Suara Pembaruan ke email: koransp@suarapembaruan.com

selamat berkirim karya, semangat & sukses selalu.

Elegi 17

perjalanan panjang menuju sepoi ombak

dengan pasir putih dan semilir kata

dalam relung musim yang memeram sejuk

dengan kemeriahan mungil di sepanjang kenang

pada teluk hatimu

ingin kulabuhkan kapal sarat muatan rindu

yang terus berbiak terpupuk waktu

[Suara Pembaruan, Minggu 10 April 2011]

Tentang budhisetyawan

Seorang yang suka musik dan sastra.
Pos ini dipublikasikan di Puisi Karya Sendiri 2. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s