Puisi Budhi Setyawan di Radar Bekasi

Dalam rubrik Sastra Kalimalang harian Radar Bekasi edisi hari Jumat tanggal 30 Desember 2011 termuat 1 puisi saya yang berjudul CERMIN WAKTU. Saya cantumkan di sini puisi tersebut.

Cermin Waktu

 

ini telah di ujung

gaung segala gores dan gurat

paragraf dan alinea

kata dan aksara

sebelum menempuh lagi, kembara

adakah yang akan kausampaikan

tentang tubuh kota yang menua

atau nafas kita yang kian purba

 

atau di mana kau simpan wajah desa

juga reranting nurani ibunda

yang semakin kerap terlupa, terluka

 

tak ada tanda putaran balik

pada lajur jelajah ini

tak ada karet penghapus

pada baris tulisan ini

 

lalu apa yang akan kita lafalkan

di lubuk lubuk kediaman

di pucuk pucuk pendakian

betapa masihlah sepi, pengakuan

 

lalu, masihkah kita sanggup menyebut

kekudusan malam

dengan gigil degupan

 

sedangkan kita begitu lena

pada cemas dan dahaga jiwa

sedangkan kita amat jumawa

tekun menabung mozaik dusta

 

Jakarta, 28 Desember 2011

 

Tentang budhisetyawan

Seorang yang suka musik dan sastra.
Pos ini dipublikasikan di Puisi Karya Sendiri 2. Tandai permalink.

5 Balasan ke Puisi Budhi Setyawan di Radar Bekasi

  1. sb wanara berkata:

    puisinya lumayan keren coooy!!! tapi ane ko’ agak merasa ganjil pada kalimat “tak ada karet penghapus–pada baris tulisan ini”, bukankah segala sesuatunya bisa saja dirubah…’dihapus’ dan diganti dengan ‘kebaikan’ yang kita yakini?

    • budhisetyawan berkata:

      terima kasih telah singgah ke blog saya mas Sb Wanara.
      sy bermaksud menyampaikan pesan, bahwa karena tema-nya tentang ‘waktu’; maka tak mungkin ada putaran balik dan tak mungkin masuk kembali ke waktu lampau tersebut, untuk menghapus apa yang telah kita lakukan.

      sedangkan kebaikan yang dilakukan pada waktu selanjutnya, memang akan menjadi penyeimbang bg hal/sesuatu pd waktu lampau tsb. tetapi sesuatu di masa lalu tsb mnrt saya sama sekali ‘tidak terhapus’. itu menurut saya. tetapi lebih pada hal/sesuatu pd waktu lampau tsb akan ditimpa dg amalan/kebaikan di waktu selanjutnya.

      demikian menurut saya.
      terima kasih atas kritiknya mas.
      krn sy jg msh belajar dlm menulis.

      salam.

  2. ikut menyimak puisi soal waktu ini
    bagus banget mas…, seneng saya membacanya…

  3. wisnusumarwan berkata:

    Saya suka puisi ini, Mas… Humble n real… Ini mungkin yang terjadi di benak banyak orang… Terjebak dalam ambisinya sendiri. Mengejar mimpi yang ternyata setelah dicapai sama kosong seperti sebelumnya… Berkejar-kejaran dalam arena tanpa garis finis…

  4. cintarenjana berkata:

    Managemen waktu

    Tigapuluh satu juta seratus empat ribu
    Itu yang Engkau berikan kepadaku ya Tuhanku

    Ampuni aku ya Tuhanku
    Begitu banyak yang aku buang
    Tanpa arti, tanpa makna
    Tanpa cinta, tanpa kasih

    Walau aku bisa menghetikan jam dindingku
    Namun mustahil aku hentikan detik waktuMU
    Seberapapun yang telah aku gunakan
    Aku sadar detik demi detik yang tlah berlalu
    Tiada perangkat secanggih apapun
    Bahkan dari Jepang serta Amerikapun
    Yang bisa aku pakai daur ulang detik waktu

    Ampunilah aku ya Tuhanku

    Syukur aku panjatkan kepadaMU
    Aku masih punya kesempatan
    Untuk bermanfaat dalam kehidupan

    Tigapuluh satu juta seratus empat ribu
    Detik-detik tahun berlalu
    Kiranya aku masih bisa mengejar waktu
    Ntuk berbuat sesuatu
    Ntuk siapapun yang ada disekitarku
    Walau aku tahu
    Waktuku tlah sampai diujung jalan

    “Bukan puisi, hanya ungkapan hati”
    Oleh : Cintren Cinta Renjana
    Kerkhof Purworejo > My Daddy n Momy Rest in Peace <

    Puisi Mas mencerahkan hati, thank's.
    Masa kecilku sering mancing di kali Bogowonto
    Apakah Header Blog ini panorama Bogowonto?
    Silahkan mampir di Blogku ya….
    disana ada puisi tulisan terakhir Anik Prahara, penulis thn 70an
    Dia belahan jiwaku yang meninggalkan diriku diujung jalan.

    http://indahnyacintakita.blogspot.com
    http://indahnyacintakita.blogspot.com/2012/01/purworejo-kotamu-kotaku-kota-kita.html

    tengkiyusomat …………. !

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s