Puisi Budhi Setyawan di Jurnal Sastra Santarang edisi Januari 2013

Cover Jurnal Santarang Januari 2013Ada 2 puisi saya yang termuat di Jurnal Sastra Santarang (Sabana Lontar Karang) edisi Januari 2013. Jurnal sastra ini diselenggarakan dan diterbitkan oleh Komunitas Sastra Dusun Flobamora di Kupang, Nusa Tenggara Timur. Jurnal ini terbit sebulan sekali, dan beberapa penyair/cerpenis/esais menjadi pengurus di media ini seperti Mario F lawi, Januario Gonzaga, Djho Ismail, Christian Dicky Senda, Amanche Frank. Keberadaan komunitas sastra dan media yang diterbitkan dapat menjadi simpul pemelihara semangat dan gairah bersastra bagi penyuka sastra, dan terutama dapat diarahkan kepada generasi muda agar ada kegiatan yang mendorong untuk mencintai dunia membaca dan menulis. Kedua puisi saya di Jurnal Sastra Santarang tersebut berjudul Penumpang Gelap dan Epidemi Dusta.

Satu puisi yang saya cantumkan di sini berjudul Penumpang Gelap.

Penumpang Gelap

aku memang penumpang gelap dalam laju kisahmu, yang duduk di deretan paling belakang dekat pintu. telah kaulelapkan sewajah ayu puisi di dekapmu dengan ulas teduh. ketika pasangan dudukmu yang begitu rapat bagimu, begitu asing buatku, mulai mengangguk terantuk kantuk, sering kau menoleh ke belakang sambil memelihara gundah. sesak sapa mengantri panggil dan jerit. apakah buat memastikan aku masih di situ. adakah kau mau isyarat mengingatkan bahwa sebentar lagi akan melewati jalan persimpangan, yang dulu kita pernah bersama menaburkan rona jingga cerita. dan di dekatnya sekarang telah berdiri prasasti, sebuah tugu batas kata.

2008

Tentang budhisetyawan

Seorang yang suka musik dan sastra.
Pos ini dipublikasikan di Puisi Karya Sendiri 1. Tandai permalink.

3 Balasan ke Puisi Budhi Setyawan di Jurnal Sastra Santarang edisi Januari 2013

  1. aklahat berkata:

    Kami terus menanti karya lainnya untuk menghiasi SANTARANG🙂

    • budhisetyawan berkata:

      terima kasih bung Aklahat. sy dlm bbrp bln ini belum menulis scr aktif, krn msh banyak kerepotan rutinitas keseharian yang makin hiruk pikuk. smg sy dpt kesempatan u menulis lbh banyak lg & bs kirim karya ke Santarang lagi. salam semangat.

  2. Sudarsono Ms Jawara berkata:

    Mas Budhi, saya suka puisi – puisinya, aku tunggu puisi berikutnya? aku semakin haus.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s