Puisi Budhi Setyawan di Antologi Puisi Jilid 2 Sastra Reboan CINTA GUGAT

Cover antologi cinta-gugat reboanAda 1 puisi saya yang termuat di Antologi Puisi Jilid 2 Sastra Reboan: Cinta Gugat. Antologi ini merupakan produksi Sastra Reboan (kegiatan pentas atau pertunjukan sastra dari komunitas Paguyuban Sastra Rabu Malam (Pasar malam)) dan diterbitkan oleh PaSaR malaM production, pada Januari 2013. Antologi puisi ini dengan tim penyunting: Zabidi Zay Lawanglangit, Khudori Husnan, dan Dedy Tri Riyadi, memuat puisi-puisi karya 108 penyair dari beberapa wilayah di Indonesia dan Malaysia.

 

Ada beberapa nama penyair yang cukup dikenal di jagat perpuisian tanah air / nusantara yang karyanya termuat di antologi ini (sekadar menyebut beberapa nama) antara lain: Acep Zamzam Noor, Binhad Nurrohmat, D Kemalawati, Deddy Koral, Dedy Tri Riyadi, Dharmadi, fadli Zon, Faisal Kamandobat, Gunawan Maryanto, Irman Syah, Isbedy Stiawan ZS, Kurnia Effendi, M. Aan Mansyur, Mardiluhung, Rukmi Wisnu Wardani, Dato Kemala, Sutardji Calzoum Bachri, Soni Farid Maulana, Sosiawan Leak, Sunlie Thomas Alexander, Toto St Radik, Wayan Sunarta.

 

Puisi saya dalam antologi ini berjudul Yang Tertidur di Kepalamu.

 

Yang Tertidur di Kepalamu

 

tak kauingatkah

ranjangmu itu jerujimu

mengangkangi duniamu

menerkam kamarmu

menikam jendelamu

mencabik waktumu

hingga dirimu berkeping begitu berdebu

 

tak kauingatkah

ranjangmu itu kerangkengmu

meluap kemaraumu

menyungai sepahmu

merimba retakmu

hingga dirimu terkulai begitu kelu

 

tak kauingatkah

ranjangmu itu penjaramu

menggelombang semu

membuncah gagu

membadai bisu

hingga dirimu terlumat begitu abu

 

berlubang lubang ringkukmu menawar sembilu

berdarah darah langitmu merangkai tersedu

 

Denpasar, 2008

 

Tentang budhisetyawan

Seorang yang suka musik dan sastra.
Pos ini dipublikasikan di Puisi Karya Sendiri 2. Tandai permalink.

3 Balasan ke Puisi Budhi Setyawan di Antologi Puisi Jilid 2 Sastra Reboan CINTA GUGAT

  1. Larasati berkata:

    hebat sekali mas Budi ini…sukses yah mas

    • budhisetyawan berkata:

      terima kasih Larasati ya, telah berkenan singgah di blogku. saya belum hebat & belum dapat membuat karya terindah. bgmn pun saya masih belajar dan terus berproses. sastra tetap menjadi hobi, dan bukan yang utama dalam keseharian.

      memang kadang saya juga mengeluh, betapa waktu teramat sedikit, terutama telah terkuras untuk kegiatan utama: bekerja sebagai PNS dalam rangka mencari nafjah utnuk keluarga. dan menulis merupakan kegiatan di sela2 hiruk pikuk kota, setelah jam kerja. memang kadang ingin memilik waktu yang merdeka dalam beberapa hari/minggu, tetapi itu tidak mungkin karena selain pekerjaan, juga ada kegiatan berkumpul dengan keluarga, saudara, teman, dll.

      sampai dengan saat ini, saya masih semampu tenaga, pikiran & waktu yang tersedia dalam menulis, yang mungkin belum beranjak secara siginifikan dalam kualitasnya. namun demikian, saya akan terus mencoba menulis dan menulis terus.
      salam semangat ya…

  2. rifki affandi berkata:

    aku di belakangmu mengikuti jejakmu, tunggu aku……

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s