Puisi Budhi Setyawan di Majalah STORY edisi 42 tahun 2013

Cover Story 42 th 2013Ada 6 puisi saya yang termuat di Majalah STORY edisi 42/Th. IV/25 Februari – 24 Maret 2013.  Majalah STORY merupakan majalah yang terbit di Jakarta dengan segmentasi pembaca remaja (teenlit magazine).  Sebagian besar isi majalah ini adalah karya tulisan berbentuk prosa, yaitu cerpen dengan berbagai tema dan beberapa ulasan/esai ringan. Keenam puisi saya di Majalah STORY tersebut berjudul Mengenangmu (1), Mengenangmu (2), Mengenangmu (3), Mengenangmu (4), Tertinggal (1), dan Hangus. Alamat email untuk mengirim karya ke Majalah STORY adalah: story_magazine@yahoo.com.   

Dua puisi yang saya cantumkan di sini berjudul Mengenangmu (1) dan Hangus.

 

MENGENANGMU (1)

 

mengenang janjimu

adalah gemuruh halilintar

melintas di musim panas

 

Jakarta, 2006

 

HANGUS

 

rumputan terkesima dari kerontang masa

menatap senyummu yang sewenang wenang

merobek hati kelam

pada secawan malam

tanpa bulan

 

dan serapahmu

memanggang kenangan di atas bara

hangus

hitam di kecamuk perang

 

Palembang, 2006

Tentang budhisetyawan

Seorang yang suka musik dan sastra.
Pos ini dipublikasikan di Puisi Karya Sendiri 1. Tandai permalink.

18 Balasan ke Puisi Budhi Setyawan di Majalah STORY edisi 42 tahun 2013

  1. Riyuni Asih berkata:

    banyak dimuat dimana-mana ya Pak puisinya ^^ bagus bagus🙂

    • budhisetyawan berkata:

      he3… kebetulan saja ada beberapa media massa dan buku antologi yang memuat puisi saya. tetapi dalam sastra, langkah saya masihlah renik, belum nampak kemajuannya. jadi saya masih pembelajar dalam blantika sastra. saya pun berharap mendapatkan kritik untuk kemajuan karya saya ke depannya. trm ksh ya mba Riyuni. salam kreatif selalu.

  2. Nahlatul Azhar berkata:

    aku INGIN BERGURU MAS🙂

    • budhisetyawan berkata:

      terima kasih mba Nahlatul Azhar, telah berkenan berkunjung dan memberi komantar di blog saya.
      puisi2 saya masih puisi yang belajar, karena saya jg masih belajar dalam menulis puisi. jadi saya sendiri belum berani menjadi guru. he3…
      akan tetapi mari kita saling belajar bersama dan saling menyemangati. mari bersama2 berproses menuju karya yang lebih baik.

      demikian. salam puisi…

  3. nia berkata:

    puisinya bagus2.., bagaimana caranya belajar menulis puisi yang baik..mas?

    • budhisetyawan berkata:

      terima kasih. tetapi puisi2 saya msh belum bagus. masih banyak yang jauh lebih bagus yaitu karya para penyair yang lebih terkenal yang sering dimuat di koran2 nasional edisi hari Minggu.

      secara umum, ya menulis puisi adalah proses yang panjang, bukan instan. jadi mesti ada: komitmen, kesungguhan, tidak mudah menyerah, sabar berproses, dst.

      yang jelas: dengan menjadi pembaca yang baik, ada kecenderungan akan mempengaruhi untuk menjadi penulis yg baik jg. mnrt sy demikian.

      salam, mari berkarya…

  4. rissa churria berkata:

    yang paling aku suka ketika membaca puisi “mengenangmu (1)”
    walau hanya 3 larik, tapi maknanya dalam dan menggetarkan kalbu…
    salam kreatif dan semangat mas Budhi…🙂

    • budhisetyawan berkata:

      terima kasih Rissa. ada bbrp puisi pendek, sktr 3 atau 4 larik saja.
      puisi merupakan karya yg sangat subyektif. kdg mjd sulit bg pembaca, jika unsur puisi maupun pembaca tidak dapat berinteraksi.

      syukurlah jika dapat menggetarkan kalbu. semoga menginspirasi untuk terus menulis yaa. salam sastra.

  5. kay masingan berkata:

    begitu tajam maksud kecewa bagi sajak mengenangmu. Saya suka.🙂 Saya sebenarnya agak meminati sajak dan sastera. Menulis sajak untuk suka-suka dan sebagai luahan hati. Harap dapat tunjuk ajar.🙂

    • budhisetyawan berkata:

      terima kasih telah singgah di blog saya ini. saya menyukai musik dan sajak, tetapi saya pun masih dalam tahap belajar menulis sajak. mari saling belajar dan memberi semangat untuk terus berkarya. salam kreatif.

  6. Irham Kusuma berkata:

    Menemukan blog mas budhi…senang membaca puisi2nya,,,,ringan,seperti membaca jiwa muda…

  7. Umar Affiq berkata:

    trima kasih atas postingannya pak. tulisan-tulisanmu turut menyeka dahaga dada.🙂
    semoga tulisankku juga bisa masuk media seperti tulisanmu. hehehe

    • budhisetyawan berkata:

      terima kasih mas Umar Affiq. mari berkarya terus mas. tulisan2mu pasti semakin bagus dan akan masuk media massa. aku yakin kamu masih muda, masih punya banyak kapasaitas untuk berkembang. salam karya

  8. novi briani berkata:

    bagus puisinya..
    ngomong2 cara ngirim puisinya langsung ke lamat ini story magazine@yahoo.com. trus syaratnya apa lgi.
    trimaksi pak…

    • budhisetyawan berkata:

      iya, kirim puisi antara 7 s.d 10 puisi. agar redaksi banyak alternatif untuk memilih yang akan dimuat. alamt emailnya ini: story_magazine@yahoo.com [ada tanda ‘underscore’ atau garisbawah di antara kata story & magazine].

      sertakan biodata di bawah karya.
      buat dalam file ms word & lampirkan melalui ‘file attachment’.
      untuk di body email, tulisan pengantar surat, yang isinya perkenalan singkat, alamat, no rekening bank, & info lain yang relevan.

      sy kira demikian.
      terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s