Puisi Budhi Setyawan di Bali Post Minggu 25 Agustus 2013

Ada 2 puisi saya dimuat koran Bali Post edisi hari Minggu tanggal 25 Agustus 2013.  Kedua puisi tersebut berjudul Anomali Bayang Bayang dan Sepeda Tua.

Saya cantumkan di sini yang berjudul Sepeda Tua.

Sepeda Tua

dua roda depan belakang dari pesawat tak bermesin itu menggelinding, melintasi jalan jalan di kampung. mengantarkan pengendara yang bukan beban, yang telah menjadi teman, menjadi tubuh utuh. berkelok menelusuri tikungan mimpi. sesekali terengah ketika jalan menanjak, namun tak ada keluh. dan pada jalan menurun, serasa ada sorak sorai leluasa dari otot-rantai yang biasanya menarik putaran itu.

seperti baru kemarin rekaman segala kejadian, seperti kilat semua itu berubah menjadi kenangan. keharuan yang berlubang, dihempasi kecamuk masygul, tentang niatan baik yang tak tersampaikan padamu. hanya berputar putar dalam orbit rencana, dan menjadi bintang padam yang tak lagi mengenal rasinya.

masih ada sepeda tua dengan hiasan garuda di lampu depannya, tersimpan di pojok gudang belakang. yang tak lekang dan tak kenal usang. dia masih setia mengirim kokoh kayuhmu ke beranda telingaku.

2008

Tentang budhisetyawan

Seorang yang suka musik dan sastra.
Pos ini dipublikasikan di Puisi Karya Sendiri 1. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s