Puisi Budhi Setyawan di Bali Post 11 Januari 2015

Logo HARIAN BALI POSAda 1 puisi saya yang termuat di koran Bali Post edisi Minggu, 11 Januari 2015. Puisi tersebut berjudul Wajah Pasir.

Untuk kiriman karya ke Bali Post, karya berupa cerpen dan esai ke alamat email: balipostcerpen@yahoo.com, sedangkan puisi ke alamat email: umbulanduparanggi@yahoo.co.id

Satu puisi saya berjudul Wajah Pasir adalah sebagai berikut:

Wajah Pasir

1/ Hampar Pasir
kita lupa tak pernah menghitung atau memang abai
pada tapak kaki yang menjejak di belakang langkah
kita. kaki kita seperti lebih bermata, terus menyusuri
peta yang lahir dari angan dan doa. apakah kau merasa,
kita sebenarnya menabung cemas di sela jemari kaki,
yang seperti menari pada kelok pencarian. di sepanjang
garis pantai, air laut menorehkan pasang dan surut,
mengingatkan pada arus hidup dan maut.

2/ Istana Pasir
kita adalah kanak kanak yang selalu riang membuat
rerupa rumah dan istana di pantai itu. cuma ada keriaan
yang tak putus,meski langit tak jarang menampakkan
cuaca buruk yang terhunus. pasir yang dalam gigil
kedinginan, kita membangunkan di atas desir ketakjuban.
kita menjelma pangeran dan putri yang mengarsir menara
menara rindu dengan kebebasan. dan di dalam lorong dan
kamar istana itu, kita tersesat pada tamsil keabadian.
hingga kita akhirnya terjaga, bahwa mimpi mimpi itu pun
pulang dan akan mengekal di dalam kenangan.

3/ Jam Pasir
kita seperti tak bertelinga. kita tak pernah mendengar jerit
pasir melewati celah sempit. mereka yang bergiliran
masuk ke dalam jepit nasib. ada rengek dan ronta, juga
derak dan berontak. namun sepertinya cuma kesiaan yang
kian pasi saja. tubuh mereka terus meluruh, menuju curam
musim yang jauh. sepoi menjadi sansai, derai menjadi
lerai. siapa yang dapat menghentikan arus keperihan, yang
terus berlangsung dan mencipta gunung, hingga serupa
mengasah lidah pada lolongan. lalu, apakah usia
meninggalkan tanda, selain gelas piala yang kosong dan
hampa.

Jakarta, 2014

Tentang budhisetyawan

Seorang yang suka musik dan sastra.
Pos ini dipublikasikan di Puisi Karya Sendiri 1. Tandai permalink.

2 Balasan ke Puisi Budhi Setyawan di Bali Post 11 Januari 2015

  1. Tatik Dewi berkata:

    wahhh…. kerennnnn, sukses selalu bapak dan terima kasih ats linknya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s