Puisi Budhi Setyawan di Harian Cakrawala Makasar

cakrawala sastraAda 5 puisi saya yang termuat di rubrik Sastra koran Cakrawala yang terbit di Makasar, Sulawesi Selatan edisi Sabtu, 2 Mei 2015. Kelima puisi tersebut berjudul Ziarah Rindu, Seperti Menunggu Revolusi (1), Seperti Menunggu Revolusi (2), Menuju Sepi, dan Nubuat Rindu.

 

 

Satu puisi yang saya cantumkan di sini berjudul Nubuat Rindu.

 

Nubuat Rindu

 

aku menyimpan ingatan tentangmu dalam botol

plastik berwarna biru dan kutaruh di dalam kulkas

di sudut ruang dapur yang redup. aku berharap ia

tetap ranum dan berembun, meski melewati gersang

musim dan terjal kesepian.

 

biar kuawetkan pada suhu rendah berkas berkas

perjumpaan dan sehimpunan kalimat darimu yang

telah melampaui puisi. aku berharap tak terjamah

bakteri dan virus yang kerap merusak jejaring

rencana rencana yang telah tertanam di palung langit.

musim musim ke depan mungkin akan semakin rumit

berikut fenomena fenomena yang kian tak tereja.

 

memang ada sedikit kebekuan serupa kebisuan tanpa

kabar ataupun isyarat dari hikmat jarak yang terus

mengobarkan resah. namun semoga itu cuma

kesementaraan yang segera tergerus angin doa yang

mengangkut spora matahari. dan jauh menjadi sosok

yang kehilangan muka, lalu terbirit pasi menuju

sarangnya.

 

Bekasi, 2013

 

Tentang budhisetyawan

Seorang yang suka musik dan sastra.
Pos ini dipublikasikan di Puisi Karya Sendiri 2. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s