Puisi Budhi Setyawan di Pos Bali 23 Agustus 2015

posbaliAda 3 puisi saya yang termuat di koran Pos Bali (terbit di Bali) edisi hari Minggu, 23 Agustus 2015. Ketiga puisi tersebut berjudul Stanza Luka, Soneta Lagu Kota, dan Gendam Rindu.

Untuk pengiriman karya ke koran Pos Bali, kirim file karya dan biodata singkat ke alamat email: posbali@gmail.com dengan melampirkan hasil scan identitas lengkap, foto serta nomor telepon yang mudah dihubungi.

Satu puisi yang saya cantumkan di sini berjudul Gendam Rindu.

Gendam Rindu

telah kumaknai peta jalanku dengan bayang jenjam
bersamamu. dan tak ada arah lain yang mampu
kutempuh karena kiblat langkahku tak pernah kepada
selainmu. angin akan diam sebagai udara, patung
patung kembali ke bongkah batu, air sungai membeku,
jika aku tak dapat rumahkan rasaku pada rimbun pelukmu.

telah kumantrai peta jalanmu kepada bayang diriku.
entah bagaimana rerupa dan keadaanku, namun akan
menjadi keelokan taman yang mengulurkan pikat dan
pukat bagi renik rahasia di kedalaman angan dan inginmu.
bukankah ruhku telah memanggil dan menyebut ruhmu,
mengajak pada pertemuan di altar renjana, di puncak gebu.

semakin runcing golakmu hendak berpaling
maka semua jalan dan napasmu merupa asing

karena telah kucetuskan kecup pada debarmu nyala
menjauh dariku mendekatkanmu pada gelap gila

Jakarta, 22 April 2015

Tentang budhisetyawan

Seorang yang suka musik dan sastra.
Pos ini dipublikasikan di Puisi Karya Sendiri 1. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s