Arsip Bulanan: November 2015

Puisi Budhi Setyawan di Buku Antologi Puisi Memo Untuk Wakil Rakyat

Ada tiga puisi saya yang termuat di Antologi Puisi Memo Untuk Wakil Rakyat, yang diterbitkan oleh Forum Sastra Surakarta pada bulan November 2015. Penerbitan buku ini dikoordinasi oleh penyair Sosiawan Leak, yang juga merupakan koordinator gerakan Puisi Menolak Korupsi. Penerbitan … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Puisi Karya Sendiri 1 | Meninggalkan komentar

Puisi Budhi Setyawan di Buletin Kanal

Ada tiga puisi saya yang termuat di Buletin Sastra Kanal edisi II/Oktober/2015. Buletin Sastra Kanal merupakan media sastra yang diterbitkan oleh Komunitas Sastra Simpang 5 Semarang, Jawa Tengah. Buletin edisi I terbit bulan Juni 2015. Jadi media ini tidak terbit … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Puisi Karya Sendiri 1 | Meninggalkan komentar

Puisi Budhi Setyawan di Antologi Puisi KALIMANTAN: Rinduku yang Abadi

Ada dua puisi saya yang termuat di Antologi Puisi KALIMANTAN: Rinduku yang Abadi. Antologi tersebut diterbitkan pada November 2015 oleh Disbudparpora Kota Banjarbaru bekerjasama dengan Dewan Kesenian Kota Banjarbaru. Ada beberapa penyair yang saya kenal dan puisinya dimuat di antologi … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Puisi Karya Sendiri 1 | Meninggalkan komentar

Puisi Budhi Setyawan di Buku Antologi Puisi Jejak Tak Berpasar

Ada dua puisi saya yang termuat di Antologi Puisi Jejak Tak Berpasar, yang diterbitkan atas kerjasama Komunitas Sastra Indonesia (KSI) dan Yayasan Leksika. Buku ini terbit catakan pertama bulan November 2015. Ada banyak penyair yang saya kenal serta pernah berjumpa … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Puisi Karya Sendiri 2 | Meninggalkan komentar

Puisi Budhi Setyawan di Batam Pos

Ada empat puisi saya yang termuat di lembar budaya Jembia koran Batam Pos edisi hari Minggu, 27 September 2015. Keempat puisi tersebut berjudul Rebana dan Serunai, Teringat Pulau Penyengat, Belajar Menulis Pantun, dan Manusia Perahu. Postingan di blog saya ini … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Puisi Karya Sendiri 1 | Meninggalkan komentar