Menjadi MC di Sastra Reboan 1 November 2017: Kita Adalah Indonesia

Setelah menjadi presenter alias MC (master of ceremony atau master of conthong!) Sastra Reboan Rabu malam, 26 Juli 2017, saya menjadi MC lagi pada Sastra Reboan edisi Oktober yang dihelat pada Rabu 1 November 2017. Acara Reboan kali ini mengambil tema “KITA ADALAH INDONESIA”. Tema ini sama dengan peluncuran buku berjudul Kita adalah Indonesia, buku antologi puisi yang memuat puisi bertema/ terkait keberagaman dan cinta tanah air.

Pada Reboan 1 November 2017 ini saya membawakan acara secara perseorangan alias sendiri alias tidak ada pasangan. Hal yang terasa kurang lengkap dan kurang ramai, tetapi apa boleh buat karena tidak ada pasangan untuk tandem, maka pola permainan 4-4-2 pun mesti diubah menjadi 4-3-3, dan saya sebagai striker murni. (macam pola permainan sepakbola saja ya….haha). (Dan syukurlah acara berlangsung lancer dan malah lebih cepat. Tidak lepas dari perkiraan durasi acara).

Setelah intro hiburan genjrengan gitar akustik dari awak Warung Apresiasi (Wapres) yang membawakan beberapa lagu, pada pukul 20.00 WIB saya naik panggung untuk mengawal acara Reboan. Acara menampilkan beberapa sub-acara yakni baca puisi, musikalisasi puisi, peluncuran dan pembahasan sekilas buku, dan kuis buku.

Pembaca puisi yang tampil adalah Julia Utami, Rd. Nanoe Anka, Edward Tampubolon, Ahmad Setyo, Slamet Widodo, Kurnia Effendi, Wayan Sunarta (penyair Bali yang dalam beberapa hari berada di Jakarta. Ia bilang kedua kalinya hadir ke Sastra Reboan), Jose Rizal Manua, Dian Rusdi, Agus Santoso, Asrizal Nur, dan Ni Putu Putri Suastini.

Sementara musikalisasi puisi oleh dua grup yaitu Maya Azeezah bersama grup dari Universitas Mpu Tantular dan Duo Onald Anold dan Muklis Obenk.

Peluncuran buku Kita adalah Indonesia, pembahasan oleh Julia Utami dan Alexander Aur Apelaby, dan dilanjutkan penyerahan buku dari Julia Utami kepada Sastra Reboan yang diwakili oleh Dyah Puspito Kencono Dewi.

Kita adalah Indonesia, semacam kepedulian penyair setelah menyaksikan kondisi Indonesia di beberapa bulan pada dua tahun terakhir, yang sempat memanas karena suasana politik yang kemudian ada pihak-pihak yang membawa perbedaan sebagai ujaran kebencian dan seperti mau memecah-belah persatuan bangsa. Suku dan agama menjadi dagangan yang kian diperparah dengan masuknya makelar politik yang mengejar keuntungan pribadi dan kelompok, yang tentunya menjadi jauh dari nilai-nilai luhur dalam agama maupun kearifan budaya yang selama ini sangat dihormati. Buku ini semacam mengajak untuk kembali mengedepankan saling menghormati dan menjaga sikap terbaik demi tercapainya persatuan bangsa dan hidup bersama secara damai di bumi Indonesia Raya.

Penyair Dedy Tri Riyadi kemudian mengenalkan antologi puisi bersama yang diinisisasi penyair di  grup WA Ruang Sastra berjudul Jejak Air Mata. Buku ini berisi puisi karya beberapa penyair Indonesia, sebagai bentuk keprihatinan terhadap kekerasan pada sesama manusia, seperti yang masih terjadi di beberapa negara Timur Tengah, Afrika, Myanmar, dan lain-lain.

Kuis buku diberikan kepada yang bisa menebak pertanyaan dalam kuis dan kepada penampil terpilih di Sastra Reboan kali ini. Yang mendapat buku adalah Wildan, Edward Tampubolon, dan Ni Putu Putri Suastini.

Di antara pengunjung Sastra Reboan, hadir beberapa sastrawan antara lain Remmy Novaris, Fanny Jonathan, Riri Satria dan penyair yang piawai dalam musikalisasi puisi yaitu Rinidiyanti Ayahbi.

Acara Sastra Reboan secara formal usai pada pukul 20.30 WIB. Setelah acara selesai, sebagian pengunjung masih duduk dan berbincang secara santai. Begitulah, dalam setiap acara pertemuan yang saling menyemangati, seperti ada keengganan untuk berpisah. Tentunya, akan bertemu lagi dalam acara Sastra Reboan berikutnya, dan jangan lupa: mari terus berkarya!

(Kalau foto bersama, tentu semacam kewajiban, agar eksis dan tidak dituduh menyebar hoax! J)

Buset, 1 November 2017.

Tentang budhisetyawan

Seorang yang suka musik dan sastra.
Pos ini dipublikasikan di Kabar & Silaturrahmi 1. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s