Arsip Kategori: Puisi Penyair Lain 1

Puisi-puisi Gus tf

BUKAN BAGIAN         Suatu ketika – entah bila –       aku bukan bagian dari alam raya. Tentang apakah manusia, tentang apakah dunia, bagiku semua kosong saja. Tak ada pikiran tentang hidup karena aku tak bakal berurusan dengan mati. Tak … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Puisi Penyair Lain 1 | 1 Komentar

Puisi-puisi Sosiawan Leak

BERALAS SAJADAH KUTULIS PUISI timpuh di sajadah kutulis sajak tentang pelacuran, pornografi dan kehidupan malam. tapi tidak ada mesias apalagi tuhan kitab suci terbakar bersama tembakan dan huru hara kartun nabi. timpuh di sajadah kutulis sajak tentang mata anakku yang … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Puisi Penyair Lain 1 | 16 Komentar

Puisi-puisi Rachmat Djoko Pradopo

SUMBAWA                                     kepada Umbu Landu   kudengar ringkik kudamu, padang rumput pegunungan gersang dan kesunyian inilah setitik air mata dan senyum di sudut tanah yang mengerang   orang-orang telah memasang jalan rata                                     lurus dan panjang tapi pedatimu masih tersuruk-suruk … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Puisi Penyair Lain 1 | 3 Komentar

Puisi-puisi Soni Farid Maulana

NARASI DI BAWAH HUJAN   hujan, curahkan berkahmu yang hijau pada lembah hatiku   puaskan dahaga tumbuhan, hingga jiwaku terasa segar membajak kehidupan.   di pinggir jendela aku ingat benar tahun lalu aku masih kanak, bersenda gurau, bernyanyi riang,   … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Puisi Penyair Lain 1 | 8 Komentar

Puisi-puisi Joko Pinurbo

KEPADA CIUM   seperti anak rusa menemukan sarang air di celah batu karang tersembunyi,   seperti gelandangan kecil menenggak sebotol mimpi di bawah rindang matahari,   malam ini aku mau minum di bibirmu.   Seperti mulut kata mendapatkan susu sepi … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Puisi Penyair Lain 1 | 15 Komentar

Puisi-puisi Chairil Anwar

AKU   kalau sampai waktuku ‘ku tak mau seorang ‘kan merayu tidak juga kau   tak perlu sedu sedan itu   aku ini binatang jalang dari kumpulannya terbuang   biar peluru menembus kulitku aku tetap meradang menerjang   luka dan … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Puisi Penyair Lain 1 | 34 Komentar

Puisi-puisi Ahmadun Yosi Herfanda

SEMBAHYANG RUMPUTAN   walau kaubungkam suara azan walau kaugusur rumah-rumah tuhan aku rumputan takkan berhenti sembahyang :inna shalaati wa nusuki wa mahyaaya wa mamaati lillahi rabbil ‘alamin   topan menyapu luas padang tubuhku bergoyang-goyang tapi tetap teguh dalam sembahyang akarku … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Puisi Penyair Lain 1 | 39 Komentar